Skip to main content

Tentang Sofware Asli dan AdobeCC

Memilih untuk menggunakan software asli untuk pekerjaan, menurut saya adalah sebuah prioritas. (Ungkapan kekecewaan terhadap AdobeCC)

Halo, Saya AdobeCC dan saya tidak lebih baik dari kakak-kakak saya.

Baru-baru ini Adobe meluncurkan cara penjualan yang sama sekali berbeda dari sebelumnya, dimana sebelumnya mereka menjual perangkat lunak mereka dalam sebuah DVD dan di pack ke dalam dus, namun berubah menjadi menjualnya dengan cara berlangganan, atau lebih mudahnya menyewakannya (maaf bila bahasa saya acak-acakan). Kita sudah tau bahwa yang mampu membeli software seri Creative Suite keluaran adobe sebelum AdobeCC pun dari dulu hanya korporasi yang memiliki industri yang besar pula atau agency atau perusahaan yang memang memiliki perputaran uang yang besar. Berbeda halnya dengan pekerja kreatif yang paruh waktu (freelancer) yang dimana penghasilan mereka tidak dapat mencapai angka yang menyenangkan.

Katakanlah anda memiliki sebuah project dimana anda akan memasukkan budget penyewaan adobe dalam invoice anda pada klien dimana anda telah memperkirakan waktu pengerjaan dengan waktu anda akan menyewa produk Adobe. Ketika project tersebut dapat selesai dengan waktu yang telah anda perkirakan, maka hal tersebut akan sangat menyenangkan. Namun itu (baru satu) hal yang semua orang inginkan. Namun tidak jarang sebuah pekerjaan mundur dari target penyelesaiannya, dan anda akan kembali harus menyewa produk Adobe. Tidak akan menjadi masalah apabila klien bersedia membayar tagihan tambahan yang anda ajukan untuk membayar Software, namun akan berbeda ceritanya apabila klien anda mengira bahwa harga di perjanjian awal merupakan harga yang fix dan tidak akan ada penambahan apapun. 

Hal lainnya adalah apabila project telah selesai, ketika klien senang, dan anda pun tenang. Di saat seperti ini apakah anda bisa benar-benar tenang apabila ketika anda harus meng-akses file anda kembali di lain waktu (katakanlah untuk iseng bereksplorasi) namun masa aktif berlangganan anda telah habis dan file anda tidak dapat anda buka kecuali dengan versi adobe yang saat itu anda gunakan (AdobeCC). Tentu Adobe menyediakan fasilitas untuk menyimpan file ke format CS6 ataupun sebelumnya. Namun pembahasan kita disini ialah bahkan kita pun tidak punya dan tidak mampu untuk membeli versi sebelum munculnya AdobeCC.

Pengembang Software melarang pembajakan.

Sudah sangat lazim mendengar anti pembajakan, namun apakah kita bahkan menghargainya dengan mulai untuk menggunakan yang asli?. Kalau kita mempunyai tim yang bekerja keras untuk menciptakan sesuatu yang memang diperuntukkan untuk diperjual-belikan, maka tim kita tadi pun akan mengganggap membajak, dan menggunakan produk kita yang tidak asli merupakan pelanggaran hak pencipta. Maka disetiap produk yang kita jual pun kita akan mencantumkan larangan untuk menggandakan secara ilegal.

Agama saya pun melarangnya.

Pembajakan menurut pemahaman saya merupakan sebuah tindakan melanggar perjanjian antara si pembuat dengan konsumen. Dimana si pembuat mencantumkan peringatan akan hal tersebut pada produk-produk mereka. maka melanggar ketentuan itu merupakan pelanggaran perjanjian dengan mereka.

Untuk mendapatkan sebuah penghasilan yang baik, maka tidak lepas dari mengusahakannya dengan cara yang baik pula. Agama Islam melarang umatnya untuk melanggar perjanjian sesama manusia baik itu seagama, maupun berbeda agama. Maka seluruh muslimin harus memperhatikan hal ini karena kita percaya bahwa semuanya akan diperhitungkan baik buruknya. 

Akhir kata dan solusi

Sangat disayangkan Adobe tidak menyediakan pilihan yang lebih bersahabat dengan para pengguna mereka. Dimana tidak semua pengguna mereka memiliki kemampuan yang sama untuk menyewa produk mereka, dan dimana kenyataannya produk mereka adalah produk yang orang-orang di Indonesia pun sudah sangat mengenalnya dengan baik. 
Berharap dan berdoalah agar Adobe akan dapat merubah kebijakan mereka agar kita semua dapat meraih kebaikan melalui pekerjaan yang kita cintai. Perusahaan sebesar Adobe sudah seharusnya dapat memikirkan solusi terbaik bukan hanya untuk kelangsungan Adobe, namun melestarikan loyalitas pengguna dan juga dalam hal pencarian solusi masalah pembajakan. 

Anda dapat melihat aplikasi alternatif (Khusus Mac) selain dari software dari Adobe untuk anda gunakan pada pekerjaan anda. Meskipun tidak gratis namun tidak setinggi harga Adobe. Mudah-mudahan bermanfaat.




Comments

Popular posts from this blog

Instalasi CPU Cooler DeepCool "Gamer Storm" GABRIEL pada Cooler Master Elite 130

Pilihan menarik untuk rakitan dengan ruang terbatas. Intel Stock Cooler Memiliki sebuah sistem mini ITX / HTPC seperti sebuah petualangan yang menarik dimana setiap komponen dan konfigurasinya dapat mengkonsumsi tempat yang terbatas namun harus tetap terjaga dalam kondisi yang optimal. Salah satu komponen terpenting untuk dijaga dalam sebuah sistem mungil ini adalah menekan suhu panas processor serendah mungkin.Performa intel stock cooler mungkin sudah cukup untuk mendinginkan sebuah i5 4570 yang terpasang pada mobo Asrock H87M-ITX ini, namun stock cooler dari intel tidak mampu mencapai suhu yang diinginkan ketika mencapai Full Load. Penampakan Intel Stock Cooler pada CM elite 130 1 Penampakan Intel Stock Cooler pada CM elite 130 2 Dengan stock Cooler dari Intel, fan Heatsink terdengar jelas, karena mencapai putaran kipas yang tinggi, dikarenakan ruangan yang sempit sehingga suhu cepat meningkat. Pengaturan pada BIOS tidak banyak membantu mengurangi kebisi...

Cooler Master Elite 130 Unboxing & Review

Mini ITX adalah sebuah tantangan dalam mencapai tingkat performa tinggi di dalam sebuah ruangan yang sempit. Dan itu dapat menjadi sebuah petualangan yang menarik dalam dunia rakit PC. Cooler Master menawarkan sebuah case berkualitas dan berada pada kisaran harga di bawah para pesaing produsen casing PC berukuran "mini" lainnya. Namun harga yang lebih murah tidak membuat casing ini menjadi murahan tentunya.

Rakit Mini ITX AMD 4 Jutaan, Maret 2014

Pertama, kita memilih form factor Mini ITX, karena kita ingin sebuah sistem yang ringkas, hemat listrik (processor 65 Watt),  performa mantap, dan dapat menyelesaikan kegiatan komputer sehari-hari termasuk bermain Battlefield 4 dengan setting low-mid (bahkan mid-high di game tertentu) di 1080p tanpa tambahan Kartu Grafis. 1. Processor AMD Richland A6-6400K (Unlocked-). Estimasi Harga Rp 662.000   | Link Spesifikasi Dengan Onboard Radeon HD8470D (Ekuivalen dengan performa HD6650) Dual Core 3.9Ghz (Up to 4.1Ghz) Cache 1MB 65W bersandar di Socket FM2.  Pertama dia hemat energi, tidak mahal, tapi dengan kemampuan yang cukup untuk menjalankan aplikasi game terkini —tentunya dengan mengorbankan sedikit kecantikan detail. [Battlefield 3 on A6-6400K] . A6-6400K bisa diangkat kemampuannya melalui sedikit overclocking apabila dipadu dengan cooling yang baik dan RAM yang cepat (Support Up to 2400Mhz). Dan saat ini pun sudah banyak watercooling instan atau aircooling yang...